loading...

Ilistrasi

Berita Rakyat News Sidoarjo - Belumnya tertangkapnya para pelaku dan menindak pemilik karaoke oleh pigak kepolisian Sidoarjo membuat ruang gerak bagi oknum-oknum yang memiliki kepentingan untuk melakukan upaya penyerangan pelemahan terhadap para awak media dalam mengontrol kinerja polisi. Pada hari, Kamis (11/01). Pimpinan redaksi media beritarakyat.co.id Uzair zam Zami yang juga merupakan Ketua Jurnalis Jatim mendapat ancaman dari seseorang yang mengaku tim kuasa hukum atau pengacara dari pihak karaoke d'Top. 

Adapun pengancaman tersebut akan mensomasi perusahaan media yang tidak menghentikan berita terkait celana dalam dikaraoke Sidoarjo.

"Kemarin ada seorang yang menghubungi saya, dia mengaku akan mensomasi redaksi jika tidak menghentikan pemberitaan terkait kasus celana dalam di karaoke dalam waktu dekat," ujar Uzair Zam Zami pemilik gelar madya di dewan pers (12/01).

Senior wartawan ini juga menjelaskan, orang yang mengaku sebagai tim kuasa hukum karaoke d'Top itu tidak pernah mengerti etika jurnalis, main se-enaknya mensomasi orang.

"Tau etika jurnalis tidak tu orang, main somasi dan merintahkan untuk menghentikan berita. Dia itu siapa main perintah, kontrol tetap berjalan sebelum pihak kepolisian menangkap para pelaku dan menindak para penyedia tempat mesum seperti itu," tutup Zam.

Ironis, di era kepemimpinan Jendral Tito sebagai Kapolri, kepolisian Sidoarjo belum menunjukan kinerja maksimal dalam mengayomi melindungi masyarakatnya dan awak media yang bekerja dilapangan ini. Hingga memunculkan para oknum-oknum yang mengaku kuasa hukum untuk melakukan presing terhadap kuli tinta ini.


Editor : Tag
Penulis : Ade

Posting Komentar