loading...
Foto: Petugas Gabungan Saat Razia Pengunjung di Karaoke My Frends Rungkut Surabaya.

Berita Rakyat News Surabaya  - Inilah imbas jika punya profesi, antar profesi wartawan dan Manager Karaoke My Frends. Merasa dirinya dekat dengan para pejabat kepolisian hingga berani mencatut nama Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan. Pada Sabtu (27/01) malam, Polsek Rungkut Surabaya mulai mengobok-obok tempat hiburan Karaoke My Frends yang di ketahui dikelola oleh oknum wartawan TGL, seperti viral yang berita sebelumnya jika oknum TGL diduga telah banyak mengatensi atau memberikan upeti kepada pihak kepolisian  dan Sat Pol PP setempat.

Imbas dari prilaku oknum wartawan ini selain karaoke My Frends yang dikelolanya, Karaoke Daun Mas dan Karaoke Pop City yang terletak Rungkut Surabaya kena dampaknya. Atas kejadian itu pengusaha hiburan mulai ketir-ketir saat tiba-tiba didatangi puluhan petugas berseragam lengkap gabungan tiga pilar yang terdiri dari Polsek Rungkut, Koramil dan Satpol PP, Kec. Rungkut Surabaya.

Dari ketiga Karaoke tersebut berdiri sudah lebih 1 tahun dan disinyalir telah menyediakan minuman keras (miras) yang tidak dilengkapi ijin dagang atau penjualan miras. Petugas  juga berhasil mengamankan 5 botol minuman keras golongan A, dengan rincian Karaoke Daun Mas di dapati 4 botol miras sedangkan dari Karaoke Pop City ditemukan pengunjung membawa miras dari luar hanya 1 botol.


Namun berbeda lagi dengan hasil operasi di dalam Karaoke My Frends, diduga telah bocor hingga petugas tidak menemukan sama sekali miras di dalam room Karaoke My Frends.

“Karaoke Daun Mas tersebut diduga melanggar pasal 28 jo 29 ayat 2 Perda Kota Surabaya No. 1 tahun 2010. Dari tempat itu petugas mengamankan barang bukti 4 botol bir Bintang dan Guines, untuk Karaoke keluarga My Frends tidak ditemukan miras saat anggota memasuki room," ungkap Kapolsek Rungkut Surabaya Kompol Esti Setija Oetami, Minggu (28/01).

Kapolsek juga menuturkan, karena diduga telah menjual miras jenis bir kepada pengunjung karaoke keluarga, nantinya pengelola Karaoke tersebut akan menjalani sidang Tipiring (Tindak pidana ringan).

"Giat ini rutin kita lakukan terhadap karaoke yang menyediakan miras, kegiatan ini untuk menekan dan mengantisipasi tindak asusila dan tindak kejahatan ," tambahnya.

Kini barang bukti miras sebanyak 5 botol diamankan di Mapolsek Rungkut Surabaya. Sementara pengelolanya menunggu panggilan untuk menjalani sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Surabaya pada hari selasa (30/1) besok.

Perlu diketahui fakta yang terjadi jika pihak pengelola memilik dua profesi, jika TGL di Karaoke My Frends memliki jabatan sebagai Manager/pengelola dan jika di perusahan pers atau media TGL berprofesi sebagai wartawan. Dari kejadian tersebut bisa disimpulkan oknum TGL menjadi wartawan diduga sebagai kedok untuk memperlancar bisnisnnya.

Editor: Yan
Penulis : Abdi

Posting Komentar