loading...
Berita Rakyat Sidoarjo - Sudah sebulan lamanya kemelut  proses perkara celana dalam wanita di sebuah room karaoke Sidoarjo belum menemui titik terang. Pihak  aparat kepolisian Sidoarjo juga belum menangkap dan menindak para pelaku penyebar foto/video dan pemilik tempat yang diduga dipergunakan untuk perbuatan asusila.

illustrasi
Sebelumnya beredar kabar dikalangan awak media jika nama Jhony merupakan salah satu pemilik dari karaoke X2 disebut dalam kasus tersebut, Jhony juga telah membuat surat kuasa kepada pengacaranya mengancam akan memproses dan melaporkan secara resmi setelah diberitakan dimedia kepada pihak kepolisian ternyata Hoax.


Kasat reskrim Polresta Sidoarjo Kompol. Mochamad Harris saat ditemui  pada hari kamis (28/12). Diruangnya oleh beritarakyat.co.id tidak ada ditempat dan mencoba menghubungi melalui selulernya dinomor 08213002xxxx.


"Saya masih dalam perjalanan dan tidak menuju kantor," ujar kasat reskrim itu.


Ditanya soal tindakan dan proses kasus karaoke X2 dan Karaoke d'Top yang sudah menjadi  viral hingga di konsumsi publik, Kompol Harris menuturkan jika perkara tersebut masih dalam lidik dan menyamakan data dari berbagai saksi yang ada.


"Kasus itu masih dalam lidik, Satu persatu saksi kami panggil. Foto yang di beritakan dimedia itu bukan dikaraoke X2 tapi dikaraoke d'Top. Pihak manager d'Top pun mengakui jika foto tersebut ada di room karaoke d'Top," tutur Harris kepada media ini.


Masih kata kasat reskrim, viralnya kasus celana dalam di room karaoke X2 dan d'Top menurutnya hanya ulah seseorang yang di pesan oleh pihak-pihak tertentu. Berdalih masih belum terbukti dan tidak dianggap sebagai penyedia tempat untuk berbuat asusila pihak polisi belum melakukan tindakan.


"Setelah saksi kita periksa disimpulkan orang-orang (pelaku aktor didalamnya) itu hanya pesanan saja. Karena masih dalam lidik kami belum bisa membuktikan kebenarannya. Dan pihak karaoke X2 tidak menyediakan tempat untuk dibuat mesum yang sudah diberitakan," tandas Harris.


Disinggung sebelumnya, pihak kuasa hukum dari karaoke X2 kepada media, pernah menyatakan akan membawa kasus ini kepada pihak kepolisian untuk melaporkan secara resmi agar menangkap para pelaku yang dianggap persaingan bisnis.


"Dari pihak X2 tidak membuat laporan polisi secara resmi, namun hanya klarifikasi saja untuk menjelaskan jika karaoke X2 tidak membenarkan atas di tuding sebagai penyedia tempat untuk berbuat asusila seperti beritakan, itu saja" ucap Kompol. Harris.

Perlu diketahui dari berbagai nara sumber beritarakyat.co.id dua foto satu wanita itu ada di dua tempat. Jika Bella Sex yang mengenakan baju hitam dan celana dalam nya terlihat diroom nomor 12 karaoke d'Top, sedangkan foto atau video yang tanpa mengenakan celana dalam berada di room karaoke X2. Hingga disimpulkan karaoke X2 dan d'Top room karaoke nya sama-sama dipergunakan untuk berbuat asusila oleh pemandu karaoke Bella Sex.

Siapakah Jhony sang pemilik karaoke X2 ??, Dan apa hubunganya dengan pihak kepolisian hingga terkesan ada keperpihakan kepada karaoke X2 !!

Hingga berita ini viral di berbagai media, sampai detik ini pihak kepolisian belum menangkap dan menindak para pelaku yang terlibat didalamnya dan dinilai lamban dalam memberi kenyamanan terhadap masyarakat Sidoarjo Jawa Timur (ade).

Posting Komentar